Jumat, 03 April 2015

Akuntansi Internasional



Analisis Rasio
Ada dua masalah yang harus dibahas ketika melakukan analisis rasio dalam lingkungan internasional :
a)      Apakah perbedaan lintas Negara dalam prinsip akuntansi menyebabkan perbedaan yang signifikan dalam angka-angka laporan keuangan yang dilaporkan perusahaan dari Negara yang berbeda?
b)      Seberapa jauh perbedaan dalam budaya serta kondisi persaingan dan ekonomi local memperngaruhi interpertasi ukuran akuntansi dan rasio keuangan, meskipun pengukuran akuntansi dari negeri yang berbeda disajikan ulang agar tercapai “ daya banding akuntansi”? Sejumlah bukti yang kuat menunjukkan adanya perberdaan besar antarnegara dalam profitabilitas, pengungkit, dan rasio serta jumlah laporan keuangan lainnya yang berasal dari factor akuntansi dan non akuntansi.

Ringkasan Rasio Keuangan

Rasio
Rumus Perhitungan
I.                   Likuiditas
1.      Rasio lancar


2.      Rasio cepat atau acid test



3.      Rasio utang kas kini


Aktiva lancar
Kewajiban lancar

Kas, surat berharga yang dapat diperjualbelikan
Kewajiban lancar

Kas bersih yang berasal dari kegiatan operasi
Rata-rata kewajiban lancar

II.                Efisiensi
4.      Perputaran piutang



5.      Perputaran persediaan


6.      Perputaran aktiva

Penjualan bersih
Rata-rata piutang dagang (bersih)


Harga pokok penjualan
Rata-rata persediaan

Penjualan bersih
Rata-rata jumlah aktiva

III.             Profitabilitas
7.      Margin laba atas penjualan

8.      Tingkat imbalan atas aktiva

9.      Tingkat imbalan atas ekuitas saham biasa


10.  Laba per saham



11.  Rasio pembayaran

Laba bersih
Penjualan bersih

Laba bersih
Rata-rata jumlah aktiva

Laba bersih dikurangi dividen saham preferen
Rata-rata ekuitas pemilik saham biasa

Laba bersih dikurangi dividen saham preferen
Rata-rata tertimbang saham beredar

Dividen tunai
Laba bersih
IV.             Converage
12.  Rasio utang terhadap total aktiva

13.  Times interest earned


14.  Cash debt coverage ratio


15.  Nilai buku per saham

Utang
Jumlah aktiva atau ekuitas

Laba sebelum beban bunga dan pajak
Beban bunga

Arus kas dari kegiatan operasi
Rata-rata jumlah kewajiban

Ekuitas pemegang saham biasa
Jumlah saham yang beredar

c)      Seberapa besar perbedaan dalam pos-pos laporan keuangan disebabkan oleh perbedaan prinsip-prinsip akuntansi nasional ? Ratusan perusahaan non AS yang mencatatkan saham di Bursa-bursa efek AS melakukan pengungkapan rekonsiliasi berupa catatan kaki yang memberikan bukti terhadap pernyataan ini, setidaknya dalam konteks perbedaan antara nilai akuntansi berdasarkan GAAP AS dan berdasarkan GAAP non AS.

Lima jenis perbedaan laporan keuangan yang diungkapkan oleh sejumlah besar emiten adalah:
1.    Depresiasi dan amortisasi
2.    Biaya yang ditangguhkan
3.    Pajak tangguhan
4.    Pensiun
5.    Transaksi mata uang asing

Analisis Arus Kas
Laporan arus kas yang sangat mendetail sangat diwajibkan menurut GAAP AS, GAAP Inggris, IFRS, dan standar akuntansi di sejumlah Negara yang jumlahnya semakin bertambah. Ukuran-ukuran yang berkaitan dengan arus kas sangat bermanfaat khusunya dalam analisis internasional karena tidak telalu dipengaruhi oleh perbedaan prinsip akuntansi, bila dibandingkan dengan ukuran-ukuran berbasis laba Apabila laporan arus kas tidak disajikan, sering kali ditemukan kesulitan untuk menghitung arus kas dari operasi dan ukuran arus kas lainya dengan menyelesaikan laba berbasis actual.


Mekanisme untuk Mengatasi
Untuk mengatasi perbedaan prinsip akuntansi lintas Negara, beberapa analis menyajikan ulang ukuran akuntansi asing menurut sekelompok prinsip yang diakui secara internasional atau sesuai dengan dasar lain yang lebih umum. Beberapa yang lain mengembangkan pemahaman yang lengkap atas praktik akuntansi di sekelompok Negara tertentu dan membatasinya analisis mereka terhadap perusahaan-perusahaan yang berlokasi di Negara-negara tersebut.

ANALISIS PROSPEKTIF INTERNASIONAL
Analisis prospektif Mencakup tahap peramalan dan penilaian. Ketika melakukan peramalan para analis membuat ramalan mengenai prospek perusahaan secara eksplisit berdasarkan strategi usaha, catatan akuntansi dan analisis keuangan. Ketika melakukan penilaian, analisis mengubah ramalan kuantitatif menjadi suatu estimasi nilai perusahaan. Penilaian digunakan secara implisit maupun eksplisit dalam banyak keputusan usaha. Terdeapat banyak pendekatan penilaian yang berbeda digunakan dalam praktik, mulai dari analisis arus kas terdiskonto hingga teknik yang lebih sederhana yang berdasarkan perkalian berbasis harga.

Para pakar dalam melakukan penilaian internasional memberikan peringatan berikut ini kepada mereka yang melakukan analisis prospektif internasional. Setiap aturan yang telah dipelajari di negera asal anda menjadi tidak berlaku di LN. Fluktuasi kurs, perbedaan akuntansi, perbedaan praktik, dan kebiasaan bisnis, perbedaan pasar modal, dan banyak faktor lainnya memiliki pengaruh yang sangat besar terhadap peramalan dan penilaian internasional.

Sebagai contoh, dengan analisis arus kas terdiskonto seserorang menilai suatu usaha berdasarkan nilai kini ekspekstasi arus kas yang didiskontokan sesuai dengan tingkat suku bunga yang mencerminkan tingkat resiko arus kas tersebut. Meskipun prinsip penilaian ini tidak berbeda dengan antara pasar maju dan pasar berkembang, kebanyakan variabel masukan yang dianggap ada di pasar maju mungkin tidak dapat diperoleh diperekonomian yang sedang berkembang. Sebagai contoh, suku bunga obligasi pemerintah yang sering kali digunakan sebagai acuan suku bunga bebas risiko, mengasumsikan bahwa pemerintah tidak akan gagal bayar, setidaknya untuk peminjaman lokal. Variabel masukan lain sperti parameter risiko dan premium pada umumnya sukar untuk diestimasikan karena sedikitnya jumlah data historis.




Tidak ada komentar:

Posting Komentar